Prakiraan hujan meteor
Tahu kapan langit mulai menjatuhkan bintang.
Lihat hujan meteor berikutnya yang bisa kamu tonton dari tempatmu — malam puncaknya, jam-jam terbaiknya, kondisi Bulan, dan ke mana harus menghadap. Tanpa teleskop.
Lihat dari kotamu sendiri
Cari kotamu untuk prakiraannya sendiri — jam puncak dalam waktu setempat, ketinggian titik radian, dan seberapa bagus hujan meteor tahun ini benar-benar terlihat dari sana.
Kalender hujan meteor 2026
Sebelas hujan meteor utama menyalakan langit setiap tahun. Ini jadwal puncak masing-masing — dan seberapa bagus hasilnya.
Ada yang jatuh malam ini?
Jawaban jujurnya berubah tiap malam — aliran yang sedang aktif, Bulan, awan di atasmu. Kami hitung langsung untuk lokasimu.
Cara menonton hujan meteor
Tiga hal, tanpa alat apa pun.
Menjauh dari lampu kota
Polusi cahaya adalah musuhnya. Langit gelap di luar kota bisa mengubah beberapa meteor jadi puluhan.
Menengadah setelah tengah malam
Kebanyakan hujan meteor paling ramai antara tengah malam dan subuh, saat sisi Bumi tempatmu berdiri berputar menghadap langsung ke aliran serpihannya.
Beri matamu waktu menyesuaikan
Beri matamu 20 menit dalam gelap dan simpan ponselmu. Setelah itu tinggal menonton — meteor bisa melintas di bagian langit mana saja.
Sebenarnya, apa itu hujan meteor?
Setiap hujan meteor sebenarnya adalah Bumi yang menerjang jejak debu sebuah komet (atau, dua kali setahun, sebuah asteroid). Tiap butirnya — kebanyakan tidak lebih besar dari sebutir pasir — menghantam atmosfer pada 20–70 kilometer per detik dan terbakar jadi goresan cahaya terionisasi. Karena seluruh aliran debu itu bergerak sejajar, semua goresannya tampak memancar dari satu titik di antara bintang-bintang, yaitu titik radian, dan tiap hujan meteor dinamai menurut rasi bintang yang menaunginya: Perseid dari rasi Perseus, Geminid dari rasi Gemini.
Persimpangan itu berulang sesuai jadwal — minggu yang sama, setiap tahun — dan itulah sebabnya hujan meteor jadi salah satu dari sedikit peristiwa langit yang bisa kamu rencanakan semalam penuh. Yang berubah dari tahun ke tahun justru sisanya: Bulan, lintang tempatmu, cuacamu. Celah itulah yang ditutup situs ini — kalender memberi tahu minggunya; prakiraan per kota kami memberi tahu apakah langitmu, Bulanmu, dan jam-jammu sepadan dengan alarm tengah malam.
Pelajari seluk-beluknya
Panduan panjang di balik setiap angka yang dikutip prakiraan kami.
Every meteor shower headline quotes a ZHR — and almost every viewer sees fewer. What the Zenithal Hourly Rate actually measures, why your count is lower, and how to turn ZHR into an honest expectation for your own sky.
Why 2 a.m. beats 10 p.m., why the moon matters more than the forecast, and how to pick the one night of the year that is actually worth losing sleep for.
A practical night-sky recipe that works on the first try: which lens and settings to use, how to focus in the dark, where to point relative to the radiant, and how to stack a composite honestly.
Light pollution decides more of your meteor count than the shower does. How to read the Bortle scale, how far from a city is far enough, and how to pick a safe, legal spot for a night out.
Kota populer
Prakiraan per negara
Pertanyaan yang sering muncul
Kapan hujan meteor berikutnya?+
Hujan meteor besar berikutnya adalah Draconid, memuncak pada malam 8 Oktober 2026. Halamannya memuat almanak lengkapnya — plus prakiraan yang dihitung untuk kotamu sendiri.
Ada berapa hujan meteor setiap tahun?+
Ada sebelas hujan meteor besar tahunan yang layak direncanakan, dari Quadrantid di bulan Januari sampai Ursid di bulan Desember, plus puluhan aliran kecil yang umumnya cuma diikuti para penggemar. Kalender di atas menunjukkan kapan tiap hujan meteor utama memuncak — sekaligus jeda-jeda sepi di antaranya.
Perlu teleskop atau binokuler?+
Tidak — justru sebaliknya. Meteor melintasi puluhan derajat langit dalam waktu kurang dari sedetik; bidang pandang sempit alat apa pun malah membuatmu kehilangan hampir semuanya. Perlengkapan yang benar adalah kursi yang bisa direbahkan, jaket untuk udara malam, dan dua puluh menit kesabaran sementara matamu menyesuaikan diri dengan gelap.
Kenapa prakiraan menjanjikan lebih banyak meteor daripada yang kulihat?+
Karena laju yang dipajang (ZHR) menggambarkan langit gelap sempurna dengan radian tepat di atas kepala — kondisi laboratorium. Pendar lampu kota, cahaya Bulan, dan radian yang rendah masing-masing mengambil jatahnya. Prakiraan per kota kami melakukan pengurangan itu dengan jujur, makanya angkanya lebih kecil dan lebih benar.
